Pemimpin Harus Berani Hadapi Kelompok Intoleran

Saat ini Indonesia membutuhkan pemimpin kuat untuk bisa menangkal segala macam paham intoleran maupun radikal yang bisa memecah belah bangsa.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat saat melakukan safari politik ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/7).

“Kondisi saat ini mirip-mirip seperti tahun 1965. Dahulu yang menganggu atau merongrong Pancasila dari paham kiri atau komunisme. Kalau sekarang dari aliran kanan atau keagamaan,” ungkap Viktor.

Dia menjelaskan, aliran kanan yang dimaksud adalah kelompok ekstrim agama yang ingin menggantikan ideologi Pancasila dengan sistem khilafah. Maka, diperlukan pemimpin yang berani untuk berhadapan dengan kelompok-kelompok intoleran model ini.

“Mereka ini menamakan dirinya HTI yang berniat meruntuhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan konsep khilafah, Kalau pemimpinnya tanggung-tanggung, kondisi ini bisa berbahaya,” lanjut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem DKI Jakarta ini.

Viktor menambahkan, beragama adalah hak setiap warga negara dan itu positif.  Namun, menurutnya, yang menjadi persoalan saat agama dijadikan alat perusak.

“Kita atau siapapun beragama itu bagus, tetapi kalau beragamanya sudah kecenderungan untuk menghancurkan sesama bangsa, itu tentu tidak bagus!” tegas Viktor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *