Isu Buruh Harus Terus Dikawal

JAKARTA (7 November): Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta menerima kunjungan DPW Gemuruh (Gerakan Massa Buruh) DKI Jakarta, di Jl. Borobudur 20, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin (6/11). Kedatangan Gemuruh DKI Jakarta disambut langsung Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakartda Wanda Hamidah dan Sekretaris DPW Partai NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino. Kunjungan ini dalam rangka memperkenalkan jajaran Gemuruh NasDem DKI Jakarta sekaligus meminta arahan kepada DPP Partai NasDem DKI Jakarta.

Ketua Bidang Organisasi & Keanggotaan DPP Gemuruh NasDem, Noak Banjarnahor mengungkapkan kondisi perburuhan di DKI Jakarta perlu dikawal, baik dari sisi advokasi, edukasi, maupun perpolitikan kaum buruh. Untuk itu, setelah kunjungan ini, nantinya DPW Partai NasDem DKI Jakarta bisa memfasilitasi Fraksi NasDem yang ada di DPRD DKI Jakarta untuk bersinergi dengan Gemuruh DKI Jakarta terkait isu-isu perburuhan.

“Isu-isu buruh merupakan isu yang harus dikawal, sejak awal Pak Surya Paloh mendirikan sayap Gemuruh adalah untuk segmen buruh. Kami ingin kaum buruh di DKI Jakarta menjadi solusi bukan beban bagi warga Jakarta,” kata Noak, Selasa (7/11).

Menurutnya, kondisi buruh di DKI Jakarta saat ini masih belum bagus, baik dari sisi pengupahan maupun dari sisi lapangan pekerjaannya. Padahal, dari segi jumlah buruh yang ada di DKI Jakarta dengan kontribusi buruh dalam pajak berjalan signifikan. Namun, kondisi buruh di perpolitikan hanya menjadi penonton.

“Kaum buruh jangan hanya dieksploitasi, sebab buruh juga memiliki peranan penting dalam hal ini konteks politiknya, Untuk itu, melalui sinergi DPRD NasDem DKI dengan Gemuruh DKI Jakarta akan berkontribusi untuk memperjuangkan kaum buruh,” lanjut Noak Banjarnahor.

Sementara itu, Sekretaris DPW Partai NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino menyambut baik kunjungan yang dilakukan Gemuruh DKI Jakarta. Dirinya pun meminta kepada Gemuruh DKI Jakarta untuk memenuhi kelengkapan pengurus, baik di tingkat DPW maupun DPD (Dewan Pimpinan Cabang). Selain itu, Wibi juga meminta agar memperhatikan karakteristik Gemuruh DKI yang membedakan dari organisasi buruh lain.

“Lakukan pendataan jumlah buruh di DKI, menjalin hubungan dengan instansi terkait, belanja permasalahan dan perkuat pengkaderan,” pungkas Wibi Andrino. (FM).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *