NasDem Bersinergi dengan FKPPI Jaga Keutuhan NKRI

JAKARTA, (9 November): Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh kembali mengingatkan betapa pentingnya mengamalkan ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Hal tersebut ia sampaikan langsung saat menerima pengurus Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Kamis, (9/11).

“Ini jadi konsern kita bersama bahwa ideologi bangsa kita adalah Pancasila, kabarkan dari sila 1 sampai 5,” ujar Surya.

Surya melanjutkan, FKPPI diharapkan mampu menjaga Pancasila dari ideologi-ideologi radikalisme yang mengancam keutuhan NKRI. Jangan sampai pikiran-pikiran besar dari para founding fathers pendiri bangsa dirusak oleh bangsanya sendiri yang ingin mengubah Pancasila sebagai ideologi bangsa.

“Ormas tidak cukup hanya dengan berpakaian loreng. FKPPI harus jadi garda terdepan dari ancaman perpecahan bangsa dan radikalisasi,” jelas Surya.

Surya memandang Parpol bersama organisasi kemasyarakatan seperti FKPPI dirasa perlu melakukan pendekatan ke generasi muda Indonesia, khususnya mahasiswa. Pasalnya saat ini banyak sekali ajaran-ajaran radikal yang menyusup masuk ke lingkungan kampus lewat kedok organisasi agama.

Adanya peraturan tentang Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK) dan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (BKK) yang melarang kegiatan politik kebangsaan masuk ke lingkungan kampus ditengarai menjadi salah satu penyebab mudahnya mahasiswa menerima ajaran radikalisme di lingkungan kampus.

“Kampus diatur organisasi gelap dan radikalisme banyak tumbuh di sana. NasDem menyarankan FKPPI bisa mencabut itu aturan NKK/BKK dengan bertemu langsung kepada presiden,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Surya juga mengundang FKPPI dapat hadir dalam acara apel Garda Pemuda NasDem yang akan berlangsung di JIE Expo Kemayoran pada 14 November mendatang. Acara tersebut direncanakan akan diikuti oleh 12 ribu kader-kader muda NasDem.

Mewakili FKPPI, pada kesempatan yang sama Kepala Badan Bela Negara FKPPI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengamini seluruh perkataan Surya. Bamsoet melanjutkan, Politik FKPPI ialah politik kenegaraan yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

“Apapun keputusan pemerintah dan negara kita wajib mengamankannya termasuk salah satunya Perpu Ormas,” tegas Bamsoet yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR RI.

Mengenai komitmen FKPPI dalam menjaga ideologi bangsa, Bamsoet menjelaskan bahwa pada tanggal 18 November mendatang FKPPI juga akan menggelar apel kebangsaan di Monas. Apel kebangsaan ini penting bagi generasi muda yang diharapkan dapat menjaga kesatuan dan keharmonisan bangsa di tengah berbagai isu-isu radikalisme.

Soal maraknya ajaran radikalisme di lingkungan kampus, Bamsoet mengungkapkan pihaknya akan meminta Presiden untuk bisa mencabut aturan NKK/BKK yang dinilai sangat membatasi kegiatan kebangsaan di lingkungan kampus. Keberadaan Parpol dan Ormas kebangsaan di lingkungan Kampus dapat menangkal ajaran-ajaran radikal yang selama ini menyusup lewat kegiatan keagamaan.

“Kita berharap mahasiwa melek politik tidak diracuni ajaran sesat yang membawa perpecahan bangsa,” tuturnya. (uta/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *