Hasan Rombak Jajaran Pengurus NasDem Jakarta

JAKARTA, (28 Februari): Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem DKI Jakarta yang baru, Hasan Aminuddin melakukan perombakan terhadap jajaran Pengurus NasDem DKI Jakarta. Beberapa posisi yang dirombak Hasan adalah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Jakarta Pusat dan NasDem Jakarta Timur.

Hal ini terungkap usai kegiatan konsolidasi yang disertai serah terima jabatan Hasan Aminudin sebagai Ketua DPW NasDem DKI Jakarta yang menggantikan Wanda Hamidah, yang dilaksanakan di Kantor DPW NasDem DKI Jakarta, Jl. Borobudur No 20, Pegangsaan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/2) kemarin.

Hasan Aminuddin mempercayakan Bestari Barus untuk menggantikan tugas Lathifa Al Anshori sebagai Ketua DPD NasDem Jakarta Pusat serta Panel Barus sebagai Ketua DPD NasDem Jakarta Timur (Jaktim) untuk menggantikan Bestari Barus yang diplot menjadi Ketua DPD NasDem Jakarta Pusat (Jakpus).

“Struktur partai harus kuat, mulai dari DPD, DPC  hingga DPRt.  Ini prioritas yang harus didahulukan. Setelah itu baru membentuk Komisi Saksi NasDem. Targetnya tiap TPS akan diisi dua sampai tiga orang,” ujar Hasan Aminudin.

Hasan juga akan menggeber program kerja Partai NasDem DKI Jakarta. Hasan meyakini DKI Jakarta merupakan bagian dari miniatur Indonesia dengan keragaman budaya, agama dan sukunya yang hidup rukun di Jakarta. Dengan antusiasnya itu, Hasan akan segera membuat wadah majelis dzikir dan pikir Partai NasDem.

“Saya ingin membuat kegiatan keagamaan dengan ada dialog bagaimana saya Hasan Aminuddin dan jajaran pengurus NasDem DKI Jakarta mengamalkan agamanya masing-masing dalam konteks kebangsaan,” terang Hasan dalam acara persembahan media center Partai NasDem Ngopi Sore, Rabu (28/2).

Anggota Komisi VIII DPR RI ini juga mengungkapkan bahwa majelis fikir dan dzikir Partai NasDem itu nantinya akan hadir hingga ke desa-desa di seluruh Indonesia seperti pada saat dirinya bersama KH. Hasyim Muzadi (alm.) menggelar Ngaji Kebangsaan jauh hari sebelum Partai NasDem lahir.

“Akan kita mulai dari Jakarta, mengadakan sarasehan dengan mengundang para tokoh lintas agama mulai dari ulama, pendeta, biksu dan lainnya,” pungkas Hasan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *