Konsolidasi NasDem DKI Berlanjut ke DPD Jakarta Utara

JAKARTA (28 Maret): Setelah mengunjungi fungsionaris DPD NasDem Jakarta Barat beberapa waktu lalu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta melanjutkan roadshow konsolidasi ke DPD NasDem Jakarta Utara, Rabu (28/3). Roadshow konsolidasi NasDem Jakarta ini dipimpin langsung Ketua DPW NasDem Jakarta Hasan Aminuddin ditemani Sekretaris DPW NasDem Jakarta Wibi Andrino.

Kunjungan Ketua dan Sekretaris DPW NasDem DKI Jakarta disambut hangat oleh ketua DPD NasDem Jakarta Utara Hasan Basri Umar beserta jajaran fungsionaris NasDem Jakarta Utara. Pertemuan tersebut juga turut dihadiri Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus.

Selain sebagai silaturahmi ketua DPW NasDem Jakarta, pertemuan tersebut juga sekaligus menyaksikan serah terima jabatan Ketua DPD NasDem Jakarta Utara yang baru Imamuddin menggantikan Ketua DPD NasDem Jakarta Utara yang lama, Hasan Basri Umar.

Mengawali sambutannya, Hasan Aminuddin mengatakan bahwa sebagai etalase partai, NasDem DKI belum mampu memberikan warna. Untuk itu, dirinya mengintruksikan NasDem Jakarta Utara untuk membangun struktur hingga tingkat TPS. Hasan menargetkan dalam waktu 1 bulan struktur partai sudah rapi hingga tingkat Dewan Pimpinan Rumah tangga (DPRt).

“Partai akan kuat jika terbangun struktur hingga TPS. Ibaratnya, bagaimana kita mencari penumpang jika sopir dan kondekturnya saja tidak ada di TPS,” ujar Hasan Aminuddin.

Hasan melanjutkan, setelah struktur partai terpenuhi, dirinya akan membangun kultur dengan kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan kultur yang ada di tiap daerah. Nantinya, NasDem Jakarta juga akan mengadakan majelis fiqir dan zikir yang membahas tentang Islam sebagai agama yang rahmatan lil aalamiin.

“Inilah toleransi yang ingin kita bangun di NasDem DKI Jakarta,” lanjut Hasan.

Terakhir, Hasan mengajak kepada seluruh kader untuk kembali meluruskan niat dalam berpartai, yakni mencari hiburan untuk beribadah.

“Ketua umum kita, Bapak Surya Paloh berpartai untuk mencari hiburan, jadi presiden tidak mau, wakil presiden tidak mau, apalagi menteri. Maka dari itu, kalau kita niatnya satu mencari hiburan untuk beribadah insya Allah akan berhasil,” tutup Hasan Aminuddin. (FM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *