NasDem Kritik Langkah Anies Jadikan Balai Kota Tempat Kampanye Tak Beretika

JAKARTA (27 April): Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus mengecam tindakan Amien Rais yang menggunakan Balai Kota DKI Jakarta untuk berkampanye dan menjelekkan Presiden Joko Widodo. Menurut Bestari, yang dilakukan Amien Rais adalah pelanggaran etika. Bestari menyarankan agar sebaiknya Amien Rais membuat panggung sendiri, bukan menumpang Balai Kota DKI Jakarta untuk berkampanye atau menyampaikan sesuatu.

“Amien Rais saat ini sedang berada dalam posisi ‘galau tingkat dewa’ dan bingung mau bagaimana lagi caranya untuk memojokkon Jokowi, sehingga memakai Balai Kota sebagai tempat berkampanye menjelekkan Jokowi,” ujar Bestari Barus, Jumat (27/4).

Bestari juga mengkritisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang justru menjadikan Balai Kota DKI Jakarta sebagai tempat untuk berpolitik, bukan menampung aspirasi rakyat sebagaimana yang dilakukan pendahulunya.

“Dulu zaman Ahok, balai kota adalah tempat warga mengadu tentang pelayanan publik. Jangan Amien Rais difasilitasi untuk mengganti balai kota jadi tempat berpolitik yang kurang beretika,” jelas Bestari.

Namun demikian, ia memaklumi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberi tempat Amien Rais di Balai Kota sebagai sebuah kekhilafan. “Itu menjadi pelajaran berharga (bagi Anies Baswedan). Khilafnya sekali aja (jangan diulang),” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam acara tausiah dengan para ustazah se-DKI Jakarta di Balai Kota, Selasa (24/4) lalu, Amien Rais dalam ceramahnya meminta para ustazah untuk berdoa setiap saat agar tahun 2019 (Pilpres), Jokowi diganti. Amien bahkan meminta para ustazah agar menyisipkan unsur politik terutama pergantian presiden dalam setiap pengajian mereka. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *