Jangan Ada Internal Politicking Sesama Kader NasDem

JAKARTA (30 April): Memasuki 1 tahun menuju pemilihan legislatif, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino, meminta kepada seluruh kader Partai NasDem di DKI untuk mulai melakukan konsolidasi penuh menyapa masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wibi saat penutupan Sekolah Kader Partai NasDem angkatan XIV di kampus Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Jl. Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (29/4).

Upacara penutupan Sekolah Kader Partai NasDem angkatan XIV ini dipimpin langsung oleh Gubernur Akademi Bela Negara Partai NasDem IGK Manila yang didampingi Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino, Deputi I Bidang Akademik Ahmad Baedowi, serta Settama ABN Partai NasDem Eusebio Rebelo. Hadir pula dalam acara penutupan Ketua Garda Pemuda NasDem DKI Jakarta Nova Harivan Paloh, dan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Jakarta Barat Abdul Azis Muslim.

“Tidak boleh ada internal politicking di antara kita semua, mari kita turun ke masyarakat, saling bahu membahu menyapa masyarakat, raih simpati masyarakat sebesar-besarnya, sehingga harapan kita meraih 1 juta suara di DKI Jakarta dapat tercapai,” ujar Wibi Andrino.

Wibi menyadari, sebagai etalase Indonesia, NasDem DKI Jakarta adalah contoh bagi 33 provinsi yang ada di Indonesia. Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan bagi para kader untuk membuktikan bahwa NasDem DKI Jakarta mampu menjadi role model dari seluruh partai yang ada di Indonesia sesuai yang diamanatkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

“Saya yakin dengan wajah-wajah kakak semua yang sudah mengikuti pedidikan di Kampus ABN selama 5 hari. Ada optimisme, yang tadinya gelap menjadi terang, yang tadinya tidak tahu menjadi tahu, yang tadinya masih takut-takut sekarang menjadi miiltan dan berani,” tegas Wibi.

Sementara itu, Gubernur ABN IGK Manila berpesan kepada alumni Sekolah Kader Angkatan XIV untuk menjadi kader yang cerdas, militan, terampil, loyalitas, penuh kepatuhan dan kerja keras. Menurutnya, tanpa itu semua maka target 1 juta suara di DKI Jakarta tidak akan tercapai. Sebab, para kader merupakan ujung tombak Partai NasDem untuk meraih suara di DKI Jakarta

“Saya berharap 1 juta suara mampu diraih NasDem DKI Jakarta, yang sudah berkeluarga ajak suami atau istrinya, yang punya anak ajak anaknya, orang tuanya, tetangganya, minimal 1 orang membawa 10 orang,” ujarnya. (FM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *