Caleg NasDem Harus Mampu Memahami Permasalahan Dapilnya

JAKARTA (25 September): Kompleksitas permasalahan ibu kota, khususnya di Jakarta Utara, seperti masalah kesenjangan, kemiskinan, transportasi, hingga tata kelola kota masih cukup banyak untuk segera dibenahi. Hal ini tentu tidak mudah dilakukan, butuh kerja keras dan orang-orang yang memiliki integritas kuat dalam melakukan suatu perubahan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino, saat meresmikan Rumah Sahabat Niko, di Jl. Sumagung 3 Blok E 3 No. 2, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (22/9).

Menurut Wibi, seorang calon legislatif harus benar-benar memahami permasalahan kota jika ingin maju sebagai wakil rakyat di Dapilnya, sehingga ketika nantinya terpilih, Calef tersebut tidak bingung.

“Dia (Caleg) harus memahami kondisi itu, seperti Kelapa Gading dan Cilincing bagaimana, kemudian Koja, dalam sekejap saja kita lihat ada ketimpangan,” ujar Wibi.

Dikatakan Wibi, tugas seorang legislator adalah dengan kualitas intelektual dan pemahaman yang dimiliki terhadap konsep peraturan perundang-undangan harus mampu membawa kesetaraan dan kesejahteraan.

“Dimensi alam ini yang akan dibawa Caleg-caleg NasDem bila nantinya terpilih. Itu yang saya yakini sebagai pimpinan partai di DKI Jakarta,” ungkapnya.

Wibi juga mengingatkan bahwa NasDem DKI Jakarta mempunyai target besar, yaitu satu juta suara pada Pileg 2019 nanti. Untuk mencapai itu, dibutuhkan kerja keras dan team work yang kuat, serta soliditas dalam kerja di lapangan.

“Pesan saya kepada para Caleg NasDem adalah jaga amanah ini, karena ada banya rekan-rekan yang ikut berjuang di belakang menitipkan semua jiwa dan raganya demi mensukseskan NasDem di DKI Jakarta,” pungkasnya.

Turut hadir dalam peresmian Rumah Sahabat Niko anggota DPRD Fraksi NasDem Hasan Basri Umar, Ketua DPD NasDem Jakarta Utara Imamuddin, Jajaran pengurus DPW NasDem DKI Jakarta, Caleg DPR RI Dapil Jakarta III KBR Partai NasDem DKI Jakarta, Garnita DPD NasDem Jakarta Utara, serta masyarakat sekitar. (FM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *