Setiabudi Nilai Kepemimpinan Jokowi dan Ahok Kedepankan Politik Kebudayaan

JAKARTA (10 Oktober): Calon anggota legislatif (Caleg) NasDem DPR RI Dapil DKI Jakarta I, Setiabudi Nurdin menilai sosok kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) patut dijadikan teladan. Menurut Setiabudi, keduanya merupakan pemimpin yang mengedepankan politik kebudayaan dalam bersikap.

“Mereka memainkan politik itu. Itu juga yang membuat mereka punya akar di masyarakat,” kata Setiabudi dalam sebuah diskusi di Jakarta Selatan, Selasa (9/10).

Setiabudi mengatakan, sosok Jokowi yang sederhana dan tidak berpenampilan mencolok semakin menegaskan bahwa Jokowi adalah pemimpin yang dekat dengan rakyat. Hal tersebut juga ditunjukkan Ahok yang enggan mengambil gajinya saat menjadi Gubernur DKI.

“Hanya orang-orang yang mengedepankan politik kebudayaan yang seperti itu,” ungkap Setiabudi.

Setiabudi menyebut nilai-nilai kepemimpinan Ahok terus terpatri dan menginspirasi kendati dirinya tengah menjalani masa hukuman. Menurutnya, ketegasan Ahok menjadi inspirasi banyak orang. Bahkan, dikatakan Setiabudi, tak sedikit yang menjadikan Ahok sebagai panutan.

“Nilai yang ditunjukkan Ahok itu adalah paham-paham yang sedikit sekali dimiliki pemimpin di negeri ini,” katanya.

Setiabudi mengungkapkan, banyak langkah pemimpin saat ini yang sarat akan politik praktis. Hanya sedikit pejabat dan politisi yang mengedepankan pendekatan tulus dan humanis. Dirinya mengakui, politik yang dilakukan Jokowi dan Ahok sulit diimplementasikan. Sebab, pelaku politik harus benar-benar tulus menghargai sesama dan memahami aspirasi rakyat.

“Jujur, saya sendiri belum bisa. Harus benar-benar bisa menghargai, seperti Pak Jokowi dan Ahok,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *