NasDem Utamakan Kualitas Wagub DKI

JAKARTA (3 September) – Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta tak mau memburu-buru terkait posisi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta cepat terisi. Bagi NasDem, kualitas Wagub jauh lebih penting ketimbang memaksakan kecepatan.

NasDem juga tak masalah jika panitia khusus (Pansus) Wagub kembali diulang. Pansus dibentuk kembali lantaran masa jabatan anggota DPRD DKI priode 2014-2019 sudah berakhir.

“Saya kira enggak ada yang keberatan juga ya. Kalau kita sih melihatnya kinerja saja. Orang yang dipilih sebagai Wagub ini harus bisa profesional membenahi Jakarta dari segi ekonomi, lingkungan dan lainnya, itu saja,” ujar Anggota DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, di Jakarta, Senin (2/9).

Ketua Garda Pemuda NasDem DKI Jakarta ini khawatir bila dipaksakan akan terjadi kesalahan. Di sisi lain, DPRD masih fokus meramu tata tertib dan menentukan pimpinan dewan.

“Kita baru bisa bersuara soal Wagub setelah bentuk alat kelengkapan dewan. Kalau (tidak ada ketua DPRD) yang ngetok siapa,” ujar Nova.

Proses pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta terpaksa berjalan mundur. Pasalnya, susunan panitia khusus (pansus) yang membuat tata tertib (tatib) pemilihan pendamping Gubernur Anies Baswedan itu harus dirombak.

Pansus yang sebelumnya dibentuk berisikan anggota DPRD DKI periode 2014-2019. Hingga akhir masa tugasnya, mereka belum juga merampungkan tatib pemilihan wagub. Sementara itu, beberapa anggota pansus tak kembali menduduki kursi wakil rakyat di periode 2019-2024. Susunan pansus pun harus diubah. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *