Atasi Polusi, Politisi NasDem Usul Penggunaan Motor Listrik Digencarkan

JAKARTA (26 September) – DPRD DKI Jakarta mengusulkan penggunaan motor listrik bagi warga ibu kota. Hal ini untuk mengatasi buruknya kualitas udara di Jakarta. Bersarkan data AirVisual.com, kualitas udara Jakarta masih menjadi yang terburuk dibandingkan kota-kota lainnya di dunia.

“Kualitas udara di Ibu kota sudah dalam tahap mengkhawatirkan. Karena itu sudah saatnya warga Jakarta menggunakan motor listrik. Karena salah satu faktor penyumbang polusi berasal dari kendaraan bermotor,” kata Anggota Fraksi NasDem Ahmad Lukman Jupiter di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, (25/9).

Jupiter mengungkapkan, penggunaan motor listrik merupakan cara yangefektif untuk mengurasngi tingkat polusi di Jakarta, selain dengan melakukan penghijauan. Dengan mmotor listrik, masyarakat juga lebih hemat karena tidak perlu mengisi BBM.

“Motor listrik pasti lebih hemat karena tidak perlu lagi melakukan hal-hal seperti motor konvensional. Tidak perlu lagi isi BBM, ganti oli, motor listrik hanya perlu di charge menggunakan listrik,” ujar dia.

Untuk itu, Jupiter menyarankan, Pemprov DKI harus segera mempersiapkan sarana dan prasarana sebelum masyarakat dialihkan untuk menggunakan motor. Pemprov DKI juga perlu melakukan sosialisasi terkait penggunaan motor listrik, selain bisa mengurangi tingkat polusi juga bisa menghemat pengeluaran.

“Nanti saya akan usulkan saat rapat di komisi dengan SKPD bahwa Pemprov, mulai awal tahun sudah bisa mulai mensosialisasikan penggunaan motor listrik kepada masyarakat di Jakarta. Nantinya harus disediakan tempat-tempat parkir khusus supaya pengguna bisa men-charge motor listriknya,” terangnya.

Debutan di DPRD DKI ini juga menyebutkan Pemprov DKI bisa memberikan subsidi pada masyarakat agar mau menggunakan motor listrik. Subsidi tersebut bisa dialokasikan dalam APBD DKI. Kemudian Pemprov DKI juga bisa membuat sarana dan prasarana untuk pengguna motor listrik, seperti lahan parkir yang dilengkapi sarana untuk men-charge motor tersebut.

“Sebab untuk menggunakan motor listrik dalam beberapa puluh kilometer, penggunanya harus kembali men-charge motor tersebut,” imbuhnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *