NasDem Dorong Pemakaman Warga Pulau Seribu Terakomodir

JAKARTA (12 Desember) – Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu menambahkan nomenklatur kegiatan dalam anggaran pembangunan sarana dan prasarana taman dan makam di Kepulauan Seribu di Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD tahun anggaran 2020.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mengatakan, evaluasi terhadap kegiatan belanja tersebut perlu dilakukan mengingat hingga saat ini warga Kepuluan Seribu masih terkendala lahan pemakaman.

“Kita sangat butuh lahan untuk memakamkan orang meninggal di pulau. Karena kalau dibawa ke Jakarta itu sangat tidak efisien,” ujarnya di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (5/12).

Dalam Rancangan APBD tahun 2020, Pemkab Kepulauan Seribu menganggarkan pembangunan sarana dan prasarana taman dan makan sebesar Rp3,5 miliar. Namun, dikatakan Wibi, hingga saat ini di Kepulauan Seribu hanya tersedia pemakaman milik pribadi.

Fraksi NasDem DPRD DKI juga menyoroti minimnya tenaga dokter kandungan di Kepulauan Seribu. Hal ini menyebabkan tingginya tingkat kematian ibu dan anak saat melahirkan. Selain itu, NasDem juga mengusulkan anggaran pengadaan untuk ambulans jenazah di Pulau Seribu.

Bukan tanpa alasan Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta mengajukan anggaran pengadaan kapal jenazah dalam RAPBD 2020. Sebab, selama ini yang terjadi adalah warga menggunakan kapal dinas bupati Kepulauan Seribu untuk menjemput warga yang meninggal di darat untuk kemudian diantar ke pulau.

“Pulau Seribu transportasi utamanya adalah kapal, kalau di darat mobil. Pemerintah harus memperhatikan itu,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *