Nova Paloh Desak Pemprov DKI Realisasikan 1,8 Juta Drainase Vertikal

JAKARTA (9 Januari) – Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem Nova Harivan Paloh mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk merealisasikan target 1,8 juta drainase vertikal sebagai upaya penanganan banjir di ibu kota.

Pembangunan drainase vertikal telah diamanatkan langsung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak tahun 2018 lalu melalui Instruksinya dengan Nomor 131 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Drainase Vertikal atau Sumur Resapan. Dia mempertanyakan progres pembangunan sumur resapan atau drainase vertikal yang digagas oleh Gubernur Anies Baswedan.

Nova mengatakan, setidaknya pemanfaatan sumur resapan juga berperan penting dalam efektifitas pengendalian air hujan ketika datang dalam skala yang cukup besar.

Menurut dia, sumur resapan seyogyanya dapat diperbanyak di sejumlah titik yang menjadi paru-paru ibu kota seperti Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Jangan sampai sumber resapan hanya di beberapa titik saja. Kita sarankan juga bahwa di hutan kota dan jalur hijau pun harus ada sumur resapan,” kata Nova di Jakarta, Kamis (9/1).

Melalui cara tersebut, politisi NasDem itu berharap Dinas Sumber Daya Air (SDA) perlu berkolaborasi dengan Dinas Kehutanan agar pemanfaatan sumur resapan terlaksana secara efektif dan efisien.

Menurut Nova, kedua SKPD teknis itu telah memiliki sejumlah cara dan solusi bagaimana penerapan sumur resapan dapat dilakukan secara merata.

“Jadi kalau itu bisa dilakukan, maka resapan air kita akan semakin baik karena akar pohon-pohon bisa membantu, setidaknya meringankan laju air yang deras bisa ditampung di sumur-sumur resapan yang tersedia disana (RTH),” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *