Data Penerima Bansos DKI Harus Divalidasi

JAKARTA (5 Mei) – Wakil Ketua Fraksi NasDem DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, menegaskan pentingnya keterlibatan lurah hingga pengurus RT-RW dalam akurasi pendataan penerima bantuan sosial (Bansos). Hal ini untuk meminimalisasi penerima yang tidak tepat sasaran.

“Jangan sampai DKI tidak memvalidasi dengan benar. Lurah sampai kecamatan itu jangan tidak tahu berapa warganya yang pindah. Berapa orang yang tidak dapat pekerjaan dan membutuhkan,” tutur Nova di Jakarta, Sabtu (2/5).

Menurut legislator NasDem itu, luputnya data dalam pemberian paket Bansos disebabkan tidak adanya pembaruan data warga di wilayah Jakarta. Untuk itu, dia meminta agar penyaluran Bansos tahap kedua dengan jumlah penerima yang lebih banyak, harus diawasi dengan benar.

“Harus ada kontrol wilayah. Jangan sampai salah sasaran lagi. Banyak itu pas tahap pertama. Mereka barus berdasarkan data yang di-update,” pungkasnya.

Pembagian bansos tahap kedua dari Pemprov DKI Jakarta, ditargetkan menjangkau lebih banyak penduduk, dan dilakukan 10 hari sebelum Lebaran.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan 98,4% bansos terdistribusi pada keluarga yang tepat. Meski dia mengakui terdapat kekurangan dalam pelaksanaan tahap pertama, yakni sekitar 1,6% tidak tepat sasaran.

“Angkanya akan mengalami peningkatan sangat besar, jauh di atas 1,2 juta orang yang difasilitasi kemarin,” ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/5). (MI/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *