Data Bansos Mendesak Dibenahi

JAKARTA (11 Mei) – Penyaluran paket sembako demi menghadapi pandemi Covid-19 di DKI Jakarta masih belum tepat sasaran. Tercatat, sebanyak 1,6 persen penerima bukan termasuk masyarakat berhak.

Anggota DPRD DKI Jakarta Muhammad Idris meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera memperbaiki data penerima bantuan sosial (Bansos). Menurutnya, data saat ini masih bantak kesalahan sehingga membuat distribusi Bansos tidak tepat sasaran.

“Masih banyak kekeliruan. Kita harapkan ke depan agar dibenahi,” kata Idris di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Sabtu (9/5).

Menurut Idris, data penerima bansos DKI masih berantakan. Seluruh anggota DPRD DKI disebut punya keheranan serupa dengan dia.

“Saya bersama 106 anggota DPRD pun mempertanyakan hal itu,” katanya.

Politisi Partai NasDem ini mengatakan pembenahan data penerima mendesak dilakukan. Terutama untuk menjamin bansos tepat sasaran.

“Sehingga tidak merugikan orang yang seharusnya menerima bantuan tersebut,” ujarnya.

Fraksi NasDem DKI telah menyampaikan imbauan itu secara tertulis kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. NasDem mendorong data penerima bansos itu segera diperbaiki, sehingga seluruh bantuan dapat disalurkan tepat sasaran. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *