Fraksi NasDem Soroti Pembelian Tanah di Tengah Pandemi Covid-19

JAKARTA (16 Mei) – Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDemm, Jupiter, menyoroti pembelian tanah oleh Dinas Pertamanan dan Bina Marga DKI Jakarta. Pembelian tanah itu dinilai tidak mendesak dan tidak bermanfaat. Menurutnya, yang lebih memprihatinkan lagi pembelian tanah tersebut di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Dalam rapat Komisi C dengan Dinas Pertamanan dan Bina Marga DKI Jakarta, Jupiter mempertanyakan anggaran di Dinas Pertamanan ada pengadaan pembelian tanah untuk ruang terbuka hijau sebesar Rp374 miliar dan pengadaan tanah di Dinas Bina Marga DKI Jakarta Rp346 miliar di tengah kondisi Covid-19 ini. Kalau ditotal nilainya mencapai Rp700 miliar lebih.

“Jika pembelian tanah untuk kepentingan Covid-19 tidak masalah. Namun bila untuk kepentingan di luar itu sangat disayangkan. Apalagi banyak lahan yang dibeli Dinas Pertamanan tidak dimaksimalkan,” kata Jupiter kepada nasdemjakarta.id, Jumat (15/5).

Jupiter ingin anggaran pembelian tanah tersebut dialokasikan untuk penanggulangan Covid-19 dan kesehatan. Termasuk untuk anggaran KJP.

“Saya khawatir kalau tidak dampaknya sangat besar untuk rakyat kecil. Marilah sekarang kita pikirkan bagaimana anggaran untuk kebutuhan masyarakat yang lebih diprioritaskan mengingat anggaran pendapatan DKI saat ini turun sebesar 53%,” tandas Jupiter.

Ia menegaskan, saatnya sekarang memikirkan kebutuhan rakyat yang lebih prioritas.

“Saya ingatkan kepada kepala dinas untuk sadar dan berpikir antara kebutuhan atau keinginan,” tutupnya.

“Kami saja dari DPRD memiliki inisiatif untuk menghibahkan anggaran alat kelengkapan dewan sebesar Rp256 miliar untuk penanganan Covid-19. Sedangkan pemprov malah untuk kepentingan yang manfaatnya belum tentu jelas,” tegas politisi Partai NasDem ini. (FM/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *