Jangan Sampai Pelepasan PSBB Menambah Kasus Covid-19 di DKI

JAKARTA (3 Juni) – Penerapan Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB) di DKI Jakarta tahap ketiga, akan berakhir pada 4 Juni mendatang. Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI belum memutuskan akan memperpanjang atau tidak kebijakan PSBB tersebut.

Anggota Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Hasan Basri Umar meminta masyarakat untuk bersabar menunggu keputusan gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Menurutnya, jangan sampai pelepasan PSBB mengakibatkan meningkatnya jumlah kasus virus Corona (Covid-19) di ibu kota.

“Jangan sampai pelepasan PSBB akan berakibat meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di DKI,” ujar Hasan Basri Umar, di Jakarta, Selasa (2/6).

Hasan yang duduk di anggota Komisi B DPRD DKI mengatakan, dengan peningkatan jumlah kasus positif akan berimbas pada perekonomian masyarakat. Sebab, jika kasus positif Covid-19 mengalami penambahan akan semakin menyusahkan kondisi ekonomi masyarakat.

“Bayangkan jika untuk menyelesaikan persoalan ekonomi, PSBB dilepas. Kemudian masyarakat beraktivitas dan terjadi penularan. Tentu kesulitan yang dialami masyarakat akan bertambah, yang berujung satu keluarga harus dikarantina karena penularan kepala keluarganya di rumah. Itu yang harus kita pikirkan bersama,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *