NasDem Desak Pemprov DKI Cari Solusi untuk Pekerja Seni

JAKARTA (23 Juli) – Solidaritas Pekerja Musik Indonesia melakukan diskusi dengan Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta terkait dengan jasa pekerja hiburan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Diskusi tersebut membahas kendala perekonomian yang dialami oleh para pekerja hiburan.

Dalam diskusi tersebut juga dibahas terkait kebjakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang masih menutup tempat hiburan malam karena Covid-19.

Solidaritas pekerja musik Indonesia berharap tempat hiburan yang menjadi tempat mereka bekerja selama ini dapat dibuka secepat mungkin. Mereka juga mempertanyakan kompensasi bagi pekerja musik saat berdiskusi dengan Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mendesak Pemprov DKI untuk segera mencari solusi konkret terkait masalah yang dialami oleh para pekerja seni. Menurutnya, kondiisi saat ini, masyarakat sudah sangat kesulitan akibat ditutupnya tempat mereka bekerja.

“Misalnya ada orang yang keahliannya di musik, ketika kegiatan-kegiatan seperti live band ditutup, dia harus bagaimana?” ujar Wibi Andrino, usai kegiatan diskusi, Rabu (22/7).

Pemerintah, dikatakan Wibi, harus bisa memberikan kompensasi, tidak hanya dengan memberikan bantuan sosial berupa sembako. Dia juga mengungkapkan, mereka juga butuh kehidupan.

“Kami mendesak sekali, karena apapun itu, hari ini orang-orang sudah sangat kesulitan untuk bisa hidup,”

Sebelumnya, pada Selasa (21/7), ratusan pekerja tempat hiburan menggelar demonstrasi di depan Balai Kota Jakarta. Mereka memprotes kebijakan Pemprov DKI yang belum membuka aktivitas tempa hiburan malam. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *