Hapus Isolasi Mandiri, Jupiter Minta Pemprov DKI Beri Kepastian Tempat Pasien Covid-19

JAKARTA (3 September) – Anggota Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Jupiter, menanggapi rencana Gubernur DKI Anies Baswedan menghilangkan isolasi mandiri terhadap pasien Covid-19 yang tanpa gejala. Dia meminta Anies memberikan solusi pasti dan memastikan tempat pasien positif nantinya akan ditempatkan.

“Jaminannya harus pasti, jangan hanya asal mengeluarkan kebijakan tapi tidak memberikan solusi yang benar-benar ada sebuah jaminan untuk masyarakat jadi harus seimbang lah dengan kebijakan,” kata Jupiter, Rabu (2/9).

Politisi NasDem itu mengungkapkan, jumlah penduduk di DKI Jakarta sangat besar, sekitar 12 juta jiwa. Dengan kondisi tersebut, keadaan RSUD di Jakarta tidak akan memadai jika nantinya menjadi tempat isolasi pasien positif Covid-19 terutama OTG.

Jupiter mengatakan, seharusnya Pemprov DKI bersama jajaran dinas kesehatan bisa memberikan kepastian dan jaminan dengan isolasi mandiri.

“Sementara rumah sakit daerah juga tidak banyak, tidak ada sekitar 50, dengan kapasitas itu yang belum memadai itu menurut saya kebijakan yang sangat keliru dan kurang tepat, karena kalau hanya mengandalkan RDUD saja saya yakin itu tidak bisa dibuat isolasi mandiri, itu tidak cukup,” jelasnya.

Legislator yang duduk Komisi C DPRD DKI Jakarta itu meminta ada tempat atau gedung khusus sebagai pengganti isolasi mandiri di rumah. Dia menyarankan rusunawa yang belum terpakai.

“Kecuali ada tempat misal rusunawa disiapkan khusus isolasi mandiri jadi jika ada masyarakat yang terkena COVID, maka dia akan ditempatkan di satu gedung itu,” pungkasnya. (*).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *