NasDem Desak Dinsos DKI Perbaiki Data Penerima BST

JAKARTA (25 Maret) – Anggota Komisi E DRPD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem, Hariadi Anwar mengatakan saat dirinya menggelar reses, banyak warga yang mengeluhkan penyaluran bantuan sosial yang kurang tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Hariadi saat mengikuti rapat bersama Komisi E DRPD DKI Jakarta dengan Dinas Sosial terkait program Bantuan Sosial Tunai (BST) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Ada yang bukan dari masyarakat miskin kok dia dapat, ada juga yang dapat tapi tidak berdomisili di tempat itu,” ujar Hariadi Anwar, Rabu (24/3).

Diketahui, Bantuan Sosial Tunai (BST) dilakukan oleh Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah. Periode  penyaluran dilakukan selama 4 bulan (Januari-April 2021).  BST dari Kementerian Sosial RI disalurkan melalui PT Pos Indonesia, sedangkan BST dari Pemprov DKI Jakarta disalurkan melalui Bank DKI.

Hariadi mengatakan, ada ketidakcocokan data yang diterima oleh Kementerian Sosial, sehingga dalam penyalurannya masih belum maksimal. Hal tersebut menurutnya harus segera dibenahi.

“Data pemberian bantuan untuk masyarakat Jakarta jauh lebih besar daripada data yang berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS), dimana tingkat kemiskinan di DKI Jakarta sebesar 4,53% kurang lebih lima ratus ribu Orang atau sekitar seratus dua puluh lima ribu kepala keluarga, tetapi yang menerima BST lebih besar 14 kali lipat dari pada tingkat kemiskinan di DKI Jakarta,” terangnya.

Ade Anwar (sapaan akrab Hariadi Anwar) pun berharap, masukan-masukan yang disarankan oleh anggota DPRD segera ditindaklanjuti, sehingga bisa mencapai harapan bersama demi kesejahteraan masyarakat Jakarta. (BP/FM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *