Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Hulu

JAKARTA (6 September) – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem, Wibi Andrino menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta kepada seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem. Wibi menekankan pengelolaan sampah harus ditangani mulai dari hulu.

“Dalam giat hari ini kami membahas tentang pengelolaan sampah yang harus dimulai dari hulu. Yang harus dilakukan oleh masyarakat adalah dengan memulai melalukan pemisahan sampah dari sumber,” kata Wibi, Senin (6/9).

Menurut Anggota DPRD DKI Jakarta ini, dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No. 77 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga dijelaskan bank sampah merupakan wadah edukasi masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah di sumber.

“Jadi, sampah yang sudah kita pilah bisa bernilai rupiah. Selain itu bank sampah juga bisa menjadi wadah kreasi daur ulang,” terang Wibi.

Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI ini pun meminta agar Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi DKI Jakarta dapat memberikan dukungannya guna mempermudah jalannya program bank sampah.

Menanggapi hal itu, Sekretaris DPD Partai NasDem Jakarta Pusat Virda Deviyanty mengakui dalam Pergub No. 77 tahun 2020 itu telah memuat lengkap tentang pengelolaan sampah di lingkup Rukun Warga.

Hanya saja, dia berharap, ke depan, di saat warga menanyakan hal yang penting kepada Dinas LH terkait pengelolaan sampah agar mendapatkan respon dengan cepat dan mencerahkan.

“Beberapa waktu lalu DPD Jakpus pernah mencoba menjalani bank sampah di tiap-tiap DPC, tetapi belum berjalan dengan baik lantaran sejumlah faktor di antaranya terkait lahan penampungan yang kurang memadai. Karenanya harapan saya, program bank sampah ini bisa berjalan kembali dengan berkolaborasi bersama Dinas LH,” urai Virda. (MI/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *