Kebutuhan Tempat Pemakaman Umum di Kepulauan Seribu Kian Mendesak

JAKARTA (20 September) – Kebutuhan tempat pemakaman umum (TPU) di Kepulauan Seribu kian mendesak. Sebab, saat ini belum semua pulau di Kepulauan Seribu memiliki TPU.

Beberapa pulau yang memiliki TPU di antaranya Pulau Karya, Pulang Lancang dan Pulau Untung Jawa. Warga yang tidak memiliki TPU selama ini harus menyeberang pulau untuk memakamkan jenazah dengan memanfaatkan kapal penumpang, maupun kapal nelayan.

“Permasalahan ini sangat penting bagi warga, kalau saya sudah berpesan kepada keluarga saya kalau ketika tidak ada lahan untuk menguburkan saya cukup saya dibungkus rapi kemudian kubur di laut selesai, tapi bagaimana dengan warga,” ungkap Khoirulwaru selaku ketua RW 04 Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, saat mengiikuti reses Anggota Fraksi NasDem, Muhammad Idris.

Mendengar aspirasi tersebut, Muhammad Idris yang duduk di Komisi D DPRD DKI menegaskan bahwa dirinya akan terus memperjuangkan tempat pemakaman umum yang ada di Kepulauan Seribu. Hal tersebut bahkan dilakukan sejak dia dilantik menjadi anggota legislatif di DPRD DKI.

“Pertama kali saya jadi anggota dewan saya memperjuangkan masalah TPU, saya tidak tinggal diam, bahkan saya sampai katakan saat rapat, apakah orang pulau tidak boleh meninggal sehingga tempat pemakaman saja tidak punya,” tegas Idris.

Legislator NasDem ini juga mengatakan bahwa dirinya bersama pihak terkait telah membicarakan perihal pemakaman umum untuk dibebaskan lahannya, tetapi perjuangannya tidak berlangsung mulus karena terhalang oleh ahli waris dari lahan tersebut.

“Saya minta pak RW didampingi oleh aparat pemerintahan, sampaikan kepada pemilik lahan urus surat sertifikat itu, saya beli saya jamin itu akan kita bebaskan, jadi urus semua dokumennya sampai jadi sertifikat kita akan bayarkan itu semua sehingga permasalahan itu tuntas,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *