Harus Ada Kesadaran Masyarakat Terkait Pengelolaan Sampah

JAKARTA (23 September) – Permasalahan sampah di ibu kota menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Apalagi kontrak kerja sama dengan Pemkot Bekasi terkait Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan berakhir Oktober 2021.

Demikian disampaikan anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem, Muhammad Idris saat menggelar sosialiasi peraturan daerah No 4 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sampah di Rusun Rawa Bebek, RT 12 RW 17, Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

“Kapasitas dari TPST Bantargebang sudah hampir penuh, harus adanya lahan baru untuk mengatasi sampah yang berada di DKI Jakarta,” ujarnya.

Selain dengan membuka lahan baru, dikatakan Idris, perlu adanya peran dari masyarakat untuk mengelola sampah yang ada sehingga dapat mengurangi debit sampah.

“Kesadaran masyarakat untuk mengolah sampah ini sangat minim sekali, memang ada tetapi tidak bisa kita berharap dari situ,” katanya.

Selain mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, Idris juga berharap masyarakat mengetahui pengelolaan sampah yang tepat agar bisa bernilai ekonomi.

“Peran serta masyarakat akan sampah tersebut bisa untuk dikelola dan dijadikan sesuatu yang bermanfaat,” pungkasnya. (BP/FM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *