Banjir dan Sampah Jadi PR Anies di Akhir Masa Jabatan

JAKARTA (17 Oktober): Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih memiliki pekerjaan rumah (PR) dalam menangani banjir dan sampah selama empat tahun memimpin Jakarta.

“Masih ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan di akhir masa jabatan. Pertama terkait dengan masalah penanganan sampah. Sebagaimana kita ketahui ada terobosan, istilahnya pengelolaan sampah berbasis teknologi ITF (Intermediate Treatment Facility. Artinya memang sudah direncanakan, tetapi sampai saat ini belum terealisasi,” kata Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh dalam keterangannya, Jumat (15/10).

DKI Jakarta, kata Nova, masih terkendala lahan sebagai tempat penampungan sementara (TPS), sedangkan jumlah penduduk terus bertambah.

“Sekarang ini di beberapa wilayah di Jakarta ini kita terkendala terkait masalah TPS. Artinya lahan-lahan untuk sementara pengumpulan sampah misalnya di dalam RW, RT, itu masih sempit. Penduduknya tambah banyak, tetapi tempat penitipan sampah luasannya tidak bertambah,” kata Legislator NasDem DKI Jakarta itu.

Ketua Garda Pemuda NasDem Jakarta itu mengatakan kapasitas Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, juga hampir penuh. Ia berharap di sisa masa kerja, Anies bisa menuntaskan masalah sampah di Ibu Kota.

“Kita lihat Bantargebang saja tonase sudah sangat tinggi. Tapi ada solusinya dengan program RDF (Refuse Derived Fuel). Kami juga mendorong agar RDF segera terealisasi, meskipun cuma 1.000 ton sehari. Itu ada di Bantargebang. Jadi saya harap bisa fokus, bisa selesai di masa akhir jabatannya,” lanjutnya.

Nova juga menyoroti penanganan banjir Jakarta yang dilakukan Anies. Dia menilai harus ada terobosan besar mengenai program untuk mengatasi maslah tersebut.

“Program besar masalah banjir harus terselesaikan di akhir masa jabatan ini,” kata dia.

Mengenai kinerja Anies dalam menangani pandemi Covid 19, Nova menilai cukup baik terutama dalam mendorong program vaksinasi.

“Kalau penanganan Covid 19, selama dua tahun ini saya kira Pak Anies cukup baik, apalagi cakupan vaksinasinya. Tetapi memang ada dua PR itu terkait dengan sampah dan banjir harus dibereskan menjelang akhir masa jabatan,” pungkasnya.

Anies Baswedan-Sandiaga Uno dilantik menjadi Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober 2017 dan akan mengakhiri masa jabatan pada Oktober 2022. Sandiaga Uno mengundurkan diri karena ikut kontestasi Pilpres 2019 mendampingi Prabowo Subianto dan kini masuk jajaran kabinet Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pariwisata. Sesuai UU No.10/2016 tentang Pilkada menyebutkan pilkada berikutnya serentak dengan Pilpres dan Pileg tahun 2024. Dengan demikian tahun 2022 tidak ada pilkada. (RO/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *