Dibiarkan Mandek dan Rusak, NasDem Desak Kementerian PUPR segera Revitalisasi Tanggul dan Pintu Air di Kebayoran Lama

JAKARTA (21 Oktober) – Sikap Pemerintah Pusat yang tidak maksimal dalam merevitalisasi ataupun normalisasi beberapa aliran sungai yang menjadi wewenang Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) disayangkan sejumlah pihak.

Ketua DPD Partai NasDem Jakarta Selatan M. Rizki Darmawan mengaku mendapat pengaduan dari warga RW 11 Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan terkait mandeknya proyek revitalisasi sungai tersebut.

“Ternyata warga sudah menunggu selama bertahun-tahun agar tanggul dan pintu air yang rusak dilakukan revitalisasi,” kata Rizki Darmawan, Rabu (20/10).

Saat ini masyarakat RW 11 Kelurahan Kebayoran Lama Selatan yang berada di dekat kali sodetan aliran Grogol masih berharap adanya respons dan realisasi revitalisasi tanggul yang berada di wilayah mereka.

Pasalnya kondisi tanggul sudah sangat rusak dan ada beberapa titik yang mengalami longsor serta berlubang.

Belum lagi kondisi pintu air yang sudah rusak parah serta sungai yang telah mengalami pendangkalan selama 10 tahun lebih.

Koordinasi sudah dilakukan selama beberapa tahun terakhir, dan lurah juga sudah mengirimkan surat agar BWSCC segera melakukan revitalisasi tanggul serta pintu air di wilayah tersebut.

Rizki mengaku akan terus mencoba berkoordinasi dengan pihak BWSCC dan Kementerian PUPR agar segera merealisasikan permohonan warga tersebut.

Hal ini dilakukan sebelum terjadinya kiriman air dalam jumlah besar yang dapat menghancurkan tanggul dan berimbas banjir besar. (RO/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *