Suasana Hati Wibi di Momen Satu Dekade Partai NasDem

JAKARTA (11 November) – Sepuluh tahun sudah Partai NasDem hadir di belantika politik tanah air. Melalui Gerakan Perubahan Restorasi Indonesia, NasDem berupaya membangkitkan kepercayaan publik terhadap partai politik. Peringatan Satu Dekade Partai NasDem di Jalan Restorasi menjadi ajang merefleksi diri dan patut untuk disyukuri.

Hal tersebut diutarakan Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi DKI Jakarta, Wibi Andrino di sela-sela acara perayaan HUT ke-10 Partai NasDem, yang mengusung tema ‘Satu Dekade di Jalan Restorasi’, di Kampus Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Jakarta, Kamis (11/11).

“Alhamdulillah. Sudah satu dekade. Partai NasDem sudah berusia 10 tahun. Ini patut kita syukuri,” kata Wibi, ketika ditemui di tempat acara.

Wibi melanjutkan, komitmen NasDem untuk hadir di tengah-tengah masyarakat bukan sekadar retorika politik. NasDem, ditegaskan Wibi, selalu konsisten dengan spirit restorasi untuk mendukung jalannya roda pemerintahan pusat maupun daerah menjadi lebih baik.

“Program pemerintah, apalagi demi kesejahteraan rakyat, pasti akan selalu NasDem dukung,” kata Wibi yang juga Sekretaris DPW NasDem DKI Jakarta.

Dirinya mencontohkan, di masa pandemi Covid-19, NasDem selalu terdepan membantu masyarakat dengan menjadi kepanjangan tangan pemerintah dalam upaya melakukan pemulihan. NasDem akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu, dalam momentum satu dekade Wibi berharap pihaknya dapat semakin memperkuat NasDem di dalam dunia politik tahan air. Dirinya mengajak kepada seluruh simpatisan, kader dan pengurus untuk semakin solid mewujudkan semangat restorasi demi Indonesia sejahtera.

“Demi kepentingan rakyat, pemerintah harus berhasil dan NasDem akan selalu bersama untuk menjadi rekan berpikir dan bergerak,” kata dia.

Dirinya juga meminta agar seluruh kader dan pengurus selalu siap dan pantang menyerah untuk menghadapi agenda politik mendatang, yakni Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden 2024. Menurut Wibi kader NasDem harus menuntaskan kewajiban yang diemban, sekaligus kerja ikhlas karena berada di jalan restorasi tidaklah mudah, sehingga banyak pengorbanan yang harus dikeluarkan.

“Dengan membawa nilai-nilai restorasi, bangsa ini akan kembali pada jati dirinya, yaitu sebagai bangsa besar dengan mengedepankan nilai-nilai filosofis,” tutup Wibi. (WR/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *