Ketua Fraksi NasDem DKI: Revitalisasi Pasar Gembrong Pasca Kebakaran Harus Segera Dilakukan

JAKARTA (7 Mei) – Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino meminta Pasar Gembrong yang terbakar menjelang lebaran lalu, tepatnya Minggu (24/4) lalu segera direvitalisasi. Menurutnya, Pasar Gembrong merupakan salah satu penggerak perekonomian masyarakat di Jakarta.

“Revitalisasi Pasar Gembrong pasca-kebakaran memang harus segera dilakukan. Pasalnya Pasar Gembrong merupakan salah satu gerak perekonomian masyarakat,” kata Wibi, Sabtu (7/5/2022).

Legislator muda NasDem ini menuturkan, revitalisasi pasar juga dapat meningkatkan pendapatan para pedagang juga pelaku-pelaku ekonomi yang ada di masyarakat.

“Pogram revitalisasi pasar juga tentunya membawa manfaat untuk meningkatkan daya saing pasar rakyat, meningkatkan kesejahteraan para pedagang melalui peningkatan omzet, mendukung kelancaran logistik dan distribusi bahan kebutuhan masyarakat dan mendorong terjadinya penguatan pasar dalam negeri di era persaingan global yang kian terbuka lebar,” tambahnya.

Wibi berharap revitalisasi mengedepankan bangunan yang sesuai dengan kontur kawasan, memenuhi ketersediaan peralatan pemadam api ringan, ramah lingkungan dan sesuai dengan kebutuhan warga. Dirinya juga meminta agar revitalisasi Pasar Gembrong mengedepankan aspek sanitasi pencahayaan hingga ketersediaan sumur resapan.

“Proses revitalisasi perlu mendampingi warga untuk memahami konsep lingkungan yang sehat dan asri. Revitalisasi Pasar Gembrong haruslah mengedepankan aspek sanitasi, pencahayaan, ketersediaan sumur resapan, mitigasi kebencanaan dan faktor manajemen lingkungannya. Dengan demikian, warga yang terdampak kebakaran, dapat kembali menempati hunian yang lebih baik,” ujarnya.

Anggota Komisi C DPRD DKI ini mengatakan revitalisasi juga harus dilakukan dengan berkoordinasi dengan Forkompinda, Basnas Bazis DKI hingga pihak swasta. Selain itu, dalam pelaksanaannya nanti diperlukan monitoring atau pengawasan agar sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditetapkan.

“Tidak kalah pentingnya pengerjaan revitalisasi kawasan ini juga perlu dilakukan dengan menggelar koordinasi serta kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari Basnas Bazis DKI, Forkompinda, perwakilan warga, juga pihak swasta,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *