Ketua Fraksi NasDem DKI Apreasiasi Langkah Pemprov Turunkan Gas Rumah Kaca hingga 50 Persen

JAKARTA (23 Mei) – Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mendukung upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) di ibu kota. Berbagai kebijakan dibuat Pemprov DKI dengan harapan emisi GRK bisa turun 50 persen di tahun 2030 mendatang.

Wibi juga mengapresiasi langkah Gubernur Anies Baswedan demi mengurangi pemanasan global yang memicu mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub, sehingga permukaan air laut naik. Menurutnya, komitmen Anies untuk mengurangi efek GRK di Jakarta hingga 50 persen mesti disambut baik, apalagi kualitas udara Jakarta yang semakin buruk tiap harinya.

“Komitmen ini telah diwujudkan dalam beberapa kebijakan Pemprov DKI Jakarta, yaitu mengembangkan Zona Rendah Emisi atau Low Emission Zone (LEZ) dan mentransformasi sektor transportasi umum,” ujar WIbi, Minggu (22/5/2022).

Kemudian, lanjut Wibi, mengubah paradigma pembangunan kota yang berorientasi dari mobil pribadi ke angkutan umum, termasuk mengembangkan transportasi publik ramah lingkungan seperti MRT Jakarta.

“Selain itu adanya kebijakan uji emisi bagi kendaraan, serta larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai di pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pasar rakyat, sesuai Peraturan Gubernur nomor 142 tahun 2019,” tambahnya.

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta ini menekankan berbagai kebijakan pengurangan efek rumah kaca tersebut haruslah diterapkan secara konsisten, dan pembangunan transportasi publik ramah lingkungan agar direalisaikan.

Legislator NasDem ini berharap, Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain pemerintah pusat, lembaga publik, lembaga swadaya masyarakat (LSM), pelaku usaha, akademisi, dan sebagainya. Selain itu peran serta masyarakat diperlukan untuk tercapainya misi pengurangan efek GRK di Jakarta.

“Oleh karena itu, Dinas Lingkungan Hidup haru bekerjasama dengan Komunitas Lingkungan untuk mensosialisasikan dan mengedukasi terkait isu dan kebijakan efek rumah kaca,” jelasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *