Fraksi NasDem DKI Terima Audiensi Jaringan Advokasi Bantuan Hukum Dorong Terbitkan Perda Bantuan Hukum

JAKARTA (10 Agustus) – Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta menerima audiensi Jaringan Advokasi Bantuan Hukum yang terdiri dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Lembaga Bantuan Masyarakat (LMS). Audiensi ini dalam rangka mendorong dan mengimplementasikan tentang Perda Bantuan Hukum di DKI Jakarta.

Kedatangan Jaringan Advokasi Bantuan Hukum ini diterima langsung oleh Anggota Fraksi NasDem DPRD DKI, Hasan Basri Umar di ruang rapat Fraksi NasDem, Gedung DPRD DKI lantai 5, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (9/8/2022).

Dalam pertemuan siang hari ini, Perwakilan dari Sub Bidang Perempuan, Reno Ranti mengatakan bahwa saat ini masih banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Lebih lanjut, Reno juga mempertanyakan tentang kelayakan shelter perempuan dan anak yang dimana masih jauh dari kata layak.

Menanggapi hal tersebut, Hasan Basri Umar menyampaikan terima kasih atas masukan kawan-kawan dari aliansi jaringan advokasi hukum. Dirinya menambahkan, segala aspirasi yang telah disampaikan ini nantinya akan ditampung untuk kemudian disampaikan dalam rapat-rapat Perda bersama semua fraksi yang ada.

“Apakah ini disetujui untuk diajukan sebagai rancangan peraturan daerah di tahun 2023 atau tidak, nantinya kami akan bahas, karena setiap aspirasi yang datang adalah kewajiban kita untuk menyampaikan itu,” kata Hasan Basri.

Perlu diketahui, DKI Jakarta masuk dalam daftar salah satu provinsi yang belum memiliki Peraturan Daerah Perda bantuan Hukum. Pada sidang Paripurna di Kebon Sirih, Jakarta, Senin 15 November 2021, Raperda Bantuan Hukum kembali gagal menjadi prioritas Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2022.

Fraksi NasDem memang paling konsisten memperjuangkan agar DKI Jakarta memiliki Perda bantuan hukum. Layanan bantuan hukum akan menciptakan tertib hukum dan administrasi demi bantuan hukum yang berkualitas dan berkeadilan. (CT/FM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *