NasDem Ingatkan Disdik DKI Wajib Lakukan Ujicoba Akses Sebelum Launching Situs

JAKARTA (8 Juni) – Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Abdul Azis Muslim mengingatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) DKI untuk tidak membuat masyarakat kecewa.

Hal tersebut disampaikan politisi NasDem DKI ini terkait situs web pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI, sulit diakses oleh masyarakat atau orang tua murid.

Semestinya, kata dia, hal tersebut tidak terjadi bila Disdik DKI melakukan uji coba sebelum launching. Dirinya mencontohkan, jika memang sudah running atau situs web pendaftaran itu bisa diakses, lalu harus dibuat simulasi.

Misal, jika trafik pengunjung atau masyarakat yang mengakses situs pendaftaran itu jumlahnya banyak, mungkin sampai ratusan ribu atau lebih, apakah mampu untuk diakses?

“Harusnya diuji sebelum go public. Jangan menambah bandwidth setelah terjadi masalah dan ramai keluhan. Kan harusnya diantisipasi dulu. Disdik harus bekerja profesional dong. Kekacauan PPDB ini tentu membuat masyarakat kecewa, dan mencoreng Pemprov DKI,” kata politisi yang karib disapa Bang Aam, Selasa (8/6/2021).

Meski hari ini proses optimalisasi sistem PPDB online telah selesai dilakukan, namun masih banyak orang tua dan murid yang mengeluh server terkendala. Bahkan parahnya, Call center/hotline dan medsos PPDBDKI yang tertera sulit dihubungi atau tidak menjawab pertanyaan.

Untuk itu Bang Aam meminta agar pihak terkait dapat memperhatikan betul hal tersebut.

“Ini kan memalukan. Situs milik pemerintah, punya anggaran yang jelas, tapi susah diakses. Sedih saya dengarnya,” ujar Bang Aam.

Sebelumnya, Ketua Panitia PPDB Dinas Pendidikan DKI Jakarta Slamet mengakui, website pendaftaran PPDB online sulit diakses oleh pendaftar. Hal tersebut diakibatkan tingginya traffic atau pendaftar yang membuka website PPDB.

Slamet menambahkan, Dinas Pendidikan telah menambah bandwidth untuk mengatasi perlambatan akses website PPDB. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *